Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik

Monday, January 2nd, 2017 - TIK

Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik – Alhamdulillah sahabat pecinta komputer dimana saja berada, pada kesempatan ini saya akan memberikan postingan dengan Judul Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik. Berikut dibawah akan saya jelaskan satu persatu tentang Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbai

1. Cara Kerja Motherboard

Di dalam sistem komputer, peripheral-peripheral akan saling terkoneksi dalam mainboard dan dapat melanjutkan instruksi melalui jalur-jalur pada board.

Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik

Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik

 

Semua peripheral yang terkoneksi tersebut akan menjadi sebuah sistem yang utuh. Sementara itu, fungsimainboard pada umumnya adalah mendistribusikan arus input dan arus data yang dibutuhkan saat berjalannya proses di dalam komputer.

a.Northbridge dan Southbridge Motherboard

Ada dua chipset utama pada mainboard, yaitu Nortbridge dan Southbridge. Northbridge berfungsi menjembatani dan mengotrol arus data di sekitar main memory dan prosesor serta mengatur kerja power management dari power supply ke motherboard. Sementara itu, Southbridge berfungsi mengatur kerja peripheral-peripheral seperti IDE Controller, PCI Bus, AGP, dan fungsi I/O (Input/Output) lainnya.

b. BIOS Motherboard

Di dalam mainboard, terdapat juga chipset EPROM yang berisi sistem operasi dasar, yaitu BIOS (Basic Input/Output System). BIOS berfungsi melakukan Bootstrap dan inisialisasi hardware pada saat booting. Jadi saat komputer hidup, BIOS akan membaca spesifikasi dan hardware-hardware yang digunakan oleh komputer. BIOS akan menyimpan data spesifikasi komputer.

Kebutuhan power BIOS dipasok oleh baterai CMOS. BIOS tidak akan membaca ulang spesifikasi komputer jika sudah pernah dihidupkan sebelumnya. Daftar spesifikasi komputer anda telah disimpan oleh BIOS, kecuali anda melepas baterai CMOS maka BIOS akan menscan ulang spesifikasi komputer anda.

c. /O Ports Motherboard

I/O (Input/Output) ports adalah bagian mainboard yang berfungsi berinteraksi dengan usermelalui media peripheral I/O seperti keyboard, mouse, printer, dan lain-lain. Saat ini, hampir semua mainboard memiliki interface PS/2, USB, LPT, PCL, dan Serial.

2. Komponen Motherboard

a.Socket Memori

Juga ada dua tipe socket memori yang kini beredar di masyarakat komputer. Memang ada juga socket terbaru untuk Rambus-DRAM tetapi sampai kini belum banyak pengguna yang memakainya. Socket lama yang masih cukup populer adalah SIMM. Socket ini terdiri dari 72 pin modul. Socket yang kedua memiliki 168 pin modul, yang dirancang satu arah. Anda tidak mungkin memasangnya terbalik, karena galur di motherboard sudah disesuaikan dengan socket memori tipe DIMM.

b.Konektor Power

Konektor power adalah pin yang menyambungkan motherboard dengan power supply di casing sebuah komputer. Pada motherboard tipe AT, casing yang dibutuhkan adalah tipe AT juga. Konektor power tipe AT terdiri dari dua bagian, di mana dua kabel dari power supply akan menancap di situ. Pada tipe ATX, kabel power supply menyatu dalam satu header yang utuh, sehingga Anda tinggal menancapkannya di motherboard.

Kabel ini terdiri dari dua kolom sesuai dengan pin di motherboard yang terdiri atas dua larik pin juga. Ada beberapa motherboard yang menyediakan dua tipe konektor power, AT dan ATX. Kebanyakan motherboard terbaru sudah bertipe ATX.

c.Konektor Floppy dan IDE

Konektor ini menghubungkan motherboard dengan piranti simpan computer seperti floppy disk atau harddisk. Konektor IDE dalam sebuah motherboard biasanya terdiri dari dua, satu adalah primary IDE dan yang lain adalah secondary IDE. Konektor Primary IDE menghubungkan motherboard dengan primary master drive dan piranti secondary master. Sementara, konektor secondary IDE biasanya disambungkan dengan pirantipiranti untuk slave seperti CDROM dan harddisk slave.

Bagaimana menyambungkan pin dengan kabel? Mudah sekali. Pita kabel IDE memiliki tanda strip merah pada salah satu sisinya. Strip merah tersebut menandai, sisi kabel berstrip merah ditancapkan pada pin bernomor 1 di konektornya. Bila menancap terbalik, piranti yang terpasang tidak akan dikenali oleh komputer. Hal yang sama berlaku untuk menyambungkan kabel floppy dengan pin di motherboard.

d.AGP 4X slot

Slot port penyelerasi gambar ini mensupport Kartu Grafis mode 3.3V/1.5V AGP 4X untuk aplikasi grafis 3D.

f. Standby Power LED

Lampu ini menyala jika terdapat standby power di motherboard. LED ini bertindak sebagai reminder (pengingat) untuk mematikan system power sebelum menghidupkan atau mematikan mesin.

g. PS/2 Mouse Port

Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse, dan juga bisa keyboard.

h. Port Paralel dan Serial

Pada tipe AT, port serial dan paralel tidak menyatu dalam satu motherboard tetapi disambungkan melalui kabel. Jadi, di motherboard tersedia pin untuk menancapkan kabel. Fungsi port paralel bermacammacam, mulai dari menyambungkan komputer dengan printer, scanner, sampai dengan menghubungkan komputer dengan periferal tertentu yang dirancang menggunakan koneksi port paralel.

Port serial biasanya digunakan untuk menyambungkan dengan kabel modem atau mouse. Ada juga piranti lain yang bisa dicolokkan ke port serial. Dalam motherboard tipe ATX, port paralel dan serial sudah terintegrasi dalam motherboard, sehingga Anda tidak perlu menancapkan kabel-kabel yang merepotkan.

i. RJ-45 Port

Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat network.

j. Line in jack

Jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.

k. Line out jack

jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.

l. Microphone jack

Jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel funsi jack ini rear speaker out belakang.

m. PCI slots

Pegembangan slot PCI 2.2 32-bit in9i mensopport bus master PCI cart seperti SCSI atau cart LAN dengan keluaran maksimum 133MB/s.

n. SATA III Motherboard

Saya tidak akan membahas tentang teknologi Storage Interface teknologi lama, langsung saja ke teknolog yang baru. Interface SATA III di bagi menjadi dua kecepatan yaitu 3Gb/s dan 6Gb/s. Kecepatan Interface ini juga harus didukung dengan HDD yang menggunakan interface dengan kecepatan yang sama pula.

Apakah bisa SATA III 6Gb/s Mobo di pasangkan dengan HDD 3Gb/s atau sebaliknya? Bisa, tetapi tentu saja terjadi penurunan kecepatan.

o. PCI Express

version
Line code Per lane In a ×16 slot (16-lane)
Raw bit rate Bandwidth Raw bit rate Bandwidth
1.0 8b/10b 2.5 GT/s 2 Gbit/s 250 MB/s 40 GT/s 4 GB/s
2.0 8b/10b 5 GT/s 4 Gbit/s 500 MB/s 80 GT/s 8 GB/s
3.0 128b/130b 8 GT/s 7.877 Gbit/s 984.6 MB/s 128 GT/s 15.754 GB/s
4.0 128b/130b 16 GT/s 15.754 Gbit/s 1969.2 MB/s 256 GT/s 31.508 GB/s
In each direction.

p. Lanes Pins Length

Total Variable Total Variable
×1 2×18 = 36 2×7 = 14 25 mm 7.65 mm
×4 2×32 = 64 2×21 = 42 39 mm 21.65 mm
×8 2×49 = 98 2×38 = 76 56 mm 38.65 mm
×16 2×82 = 164 2×71 = 142 89 mm 71.65 mm

q. Port USB

Pasti anda sudah tidak asing lagi dengan istilah USB (Universal Serial Bus). Yap… merupakan port yang digunakan untuk mengkoneksikan flasdish, mouse, keyboard, printer, dll ke komputer. Versi USB terbaru saat ini adalah 3.0 dan yang masih banyak digunakan adalah versi 2.0. Mari kita bahas perbandingan USB 2.0 dan 3.0. Untuk kecepatan transfer(transfer rate), USB 2.0 bisa mencapai maksimal 480 Mbit/detik.

Namun pada prakteknya, jarang sekali kecepatan USB 2.0 bisa sampai di atas 300 Mbit/detik. Selain itu, USB 2.0 memerlukan suplai maksimal daya sebesar 500mA. Berbeda dengan USB 2.0, teknologi USB 3.0 diperkenalkan sejak tahun 2007. Keunggulan yang diusung oleh USB 3.0 bila dibandingkan USB 2.0 adalah kecepatan transfer datanya(transfer rate) yang mampu mencapai 5 Gbit/detik.

Wow, hampir 10x lipat USB 2.0 kan? Perbedaan lain adalah permasalahan panjang kabel data. Jika pada USB 2.0, Anda disarankan manambah panjang kabel dengan maksimal 3 M untuk menjaga kecepatan transfer data tetap akurat. Di USB 3.0, panjang kabel bukan lagi faktor yang mempengaruhi kecepatan transfer data.

r. USB 2.0 port 1 dan port 2, USB 2.0 port 3 dan port 4

Kedudukan port USB (universal serial bus) 4-pin ini disediakan untuk menghubungkan dengan perangkat.
Port VGA, DVI, HDMI

Colokan yang digunakan untuk menghubungkan komputer dan monitor. Port pada motherboard terhubung dengan VGA onboard. Jika anda menggunakan VGA add on, maka colokan yang digunakan adalah pada VGAnya bukan motherboardnya.

s. Baterai CMOS

Baterai ini berfungsi untuk memberi tenaga pada motherboard dalam mengenali konfigurasi yang terpasang, ketika ia tidak/belum mendapatkan daya dari power supply.

Demikianlah artikel tentang Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x, dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Cara Kerja Komponen dan Spesifikasi Motherbard yang Terbaik | admin | 4.5