Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol

Friday, March 10th, 2017 - TIK

Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol РAlhamdulillah sahabat pecinta networking dimana saja berada, puji syukur kepada Allah atas nikmat kesehatan yang diberikannya sehingga pada pagi yang sangat indah kita masi bisa berjumpa lagi walau hanya di dunia maya ini, pada kesempatan ini juga saya akan membagikan update artikel terbaru dengan Judul Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol

Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol

Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol

 

Protokol routing merupakan aturan yang mempertukarkan informasi routing yang nantinya akan membentuk tabel routing sedangkan routing adalah aksi pengiriman-pengiriman paket data berdasarkan tabel routing tadi. Semua routing protokol bertujuan mencari rute tersingkat untuk mencapai tujuan. Dan masing-masing protokol mempunyai cara dan metodenya sendiri-sendiri. Secara garis besar, routing protokol dibagi menjadi Interior Routing Protocol dan Exterior Routing Protocol. Keduanya akan diterangkan sebagai berikut :

Interior Routing Protocol

Sesuai namanya, interior berarti bagian dalam. Dan interior routing protocol digunakan dalam sebuah network yang dinamakan autonomus systems (AS) . AS dapat diartikan sebagai sebuah network (bisa besar atau pun kecil) yang berada dalam satu kendali teknik. AS bisa terdiri dari beberapa sub network yang masing-masingnya mempunyai gateway untuk saling berhubungan. Interior routing protocol mempunyai beberapa macam implemantasi protokol, yaitu :RIP (Routing Information Protocol) Merupakan protokol routing yang paling umum dijumpai karena biasanya sudah included dalam sebuah sistem operasi, biasanya unix atau novell.

RIP memakai metode distance-vector algoritma. Algoritma ini bekerja dengan menambahkan satu angka metrik kepada ruting apabila melewati satu gateway. Satu kali data melewati satu gateway maka angka metriknya bertambah satu ( atau dengan kata lain naik satu hop ). RIP hanya bisa menangani 15 hop, jika lebih maka host tujuan dianggap tidak dapat dijangkau.

Oleh karena alasan tadi maka RIP tidak mungkin untuk diterapkan di sebuah AS yang besar. Selain itu RIP juga mempunyai kekurangan dalam hal network masking. Namun kabar baiknya, implementasi RIP tidak terlalu sulit ika dibandingkan dengan OSPF yang akan diterangkan berikut ini: OSPF (Open Shortest Path First) Merupakan protokol routing yang kompleks dan memakan resource komputer.

Demikianlah artikel tentang Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin 3x, dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Pengertian dan Definisi dari Routing Protokol | admin | 4.5