Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat

Monday, January 2nd, 2017 - TIK

Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat – Alhamdulillah sahabat pengguna komputer dimanapun berada, pada dinihari ini kembali saya akan memberikan postingan terbaru dengan Judul Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat. Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri overheat, banyak sekali hal yang menyebabkan terjadinya komputer atau laptop panas tinggi dan mati mendadak karena overhead. Salah satunya adalah karena Pasta Processor sudah kadaluarsa. Pasta Processor bukan hanya terdapat di processor utama, namun terdapat juga di chipset Graphic Card atau VGA dan juga di chipset motherboard.

Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat

Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat

 

Selain karena disebabkan pasta processor komputer dan laptop yang sering mati sendiri secara mendadak juga dapat disebabkan karena kegagalan sistem operasi dan kerja hardware. Selain itu kotoran dan debu juga dapat menyebabkan matinya komputer dan laptop mati sendiri secara mendadak.

Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat sebagai berikut :

1. Pasta Processor

Pasta Processor berfungsi untuk merapatkan rongga udara dan penghantar panas pada permukaan processor dan pendinginya (Cooler Processor)!

Dulu saya pernah mengalami masalah kekeringan pasta processor tersebut. Saya bingung karena VGA saya sering overheat (panas mentok), sehingga sering mati sendiri.

Saya mengira kalau VGA saya sudah rusak! Ternyata setelah saya tanya ke mbah GOOGLE, salah satu penyebabnya adalah pasta processor yang kering. Setelah tahu penyebabnya, saya ganti semua pasta Processor yang ada di dalam komputer saya. Processornya, VGAnya, sampai chipset pada Motherboardnya! Pokoknya semua yang pakai pendingin saya kasih atau ganti Pasta Processornya. hehehehe…!

Alhasil, Score Hardware saya di “Rate and Improve your Computer’s performance” di windows 7 naik semua! Sebelum pasta processor diganti scorenya 6,7 setelah diganti menjadi 7.3! lumayan! Kemudian VGA dan Processornya saya tes main game BF3, saya ukur pakai software pengukur suhu panas bawaan VGA, mentok cuman sampai 70. Mantap! Dan sekarang Komputer saya lancar-lancar saja buat maen game-game berat lagi!

Yap….! Pasta Processor yang dianggap sepele, cuma berbentuk odol dan harganyapun berkisar Rp. 20.000,- untuk berkali-kali pemakaian, ternyata mempunyai fungsi yang sangat besar. Fungsi dari Pasta Processor ini adalah, merapatkan atau menutupi rongga udara yang terdapat antara processor dan pendinginya. Pada permukaan processor dan pendinginya walaupun terlihat sangat rata, tetapi tetap ada lubang walaupun sebesar 0,000000001 mm! lubang sekecil itu, tetap sangat dapat menghalangi pendingin processor menyerap panas yang di keluarkan oleh processor.

Jadi fungsi Pasta Processor adalah menutup rongga-rongga antara permukaan processor dengan pendinginnya. Selain itu Pasta Processor walaupun berbentuk lembek (seperti odol) namun merupakan penghantar panas yang sangat baik! Jadi kalau teman-teman mengalami masalah overheat atau sering mati sendiri, jangan buru-buru di bawa ke tukang servis komputer, karena rugi duitnya! hehehehehe! Lebih baik dicek dulu sendiri. Kalau pasta processornya sudah kering, ganti saja dengan yang baru. cuman buka processor gak susah kok…! hehehehe!

Selain permasalahan pasta processor ada juga beberapa penyebab lainnya, yaitu :

2. Banyaknya Kotoran dan Debu di dalam Laptop atau Komputer

Debu dan kotoran di dalam komputer dapat menyebabkan konsleting sehingga terjadi kegagalan hardware. Kotoran dan debu tersebut juga dapat merusak perangkat hardware yang menyusun komputer. Jadi Anda harus rajin membersihkan komputer dari kotoran dan debu minimal 1 Bulan sekali. Baca artikel berikut ini untuk mengetahui tips membersihkan komputer dan laptop : Tips Membersihkan dan Merawat Laptop atau Komputer

3. Sistem Operasi Bermasalah

Banyak hal yang menyebabkan Sistem Operasi bermasalah, bisa karena banyak terdapat atau terserang virus. Selain virus penggunaan versi driver yang salah juga bisa menyebabkan kegagalan sistem operasi, apalagi driver hardware tidak diinstal sama sekali.

4. Kegagalan Hardaware

Selain pasta processor kegagalan hardwarepun dapat menyebabkan komputer menjadi cepat panas dan sering mati sendiri, salah satunya adalah motherboard yang mulai rusak.

5. Pemakaian Program yang Berlebihan

Pemakaian program yang berlebihan sehingga melebihi batas spesifikasi komputer itu sendiri misal komputer dengan spek rendah dipaksakan dengan game atau program dengan spesifikasi yang lebih tinggi seperti bermain game dan aplikasi aplikasi program yang lain yang memberatkan komputer.

6. Kipas Pendingin Tidak Normal

Kipas pada laptop dan komputer biasanya akan secara otomatis mengatur kecepatan putaran sesuai dengan keadaan suhu komputer. Ketika kipas tetap halus walaupun kita sedang bermain game berat, berarti ada yang salah dengan kipas pendingin komputer Anda.

7. Powersupply Tidak Bekerja dengan Maksimal

Penggunaan power supply abal-abal menyebabkan pasokan daya ke hardware komputer tidak sesuai kebutuhan si hardware, bisa kelebihan atau kekurangan daya. Hal ini menyebabkan hardware tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya. Selain menyebabkan kegagalan hardware hal tersebut juga dapat menyebabkan hardware rusak permanen. Baca juga Tips Memilih Power Supply Terbaik

8. Booting yang Tidak Sempurna

komputer adalah sebuah system yang berjalan dengan system jika system sedang memproses data sedang data yang dibutuhkan tersebut tidak ada atau hilang maka dia akan diam /hang restart atau mati.

Demikianlah artikel tentang Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x, dan sampai ketemu kembali pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Penyebab Komputer Sering Mati Sendiri Oveheat | admin | 4.5