Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral

Thursday, December 7th, 2017 - Kimia

Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral – Alhamdulillah sahabat dimanapun berada pada siang hari ini saya admin dari katapendidikan.com kembali akan memberikan update artikel terbaru dengan Judul Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral. Pergaulan hidup manusia seperti kembali ke zaman jahiliyah, banyak kriminalitas yang terjadi di lingkungan kita. Seperti pembunuhan, pelacuran, pemerkosaan, meminum khamr (mabuk-mabukan) dan berbagai kasus yang tidak bermoral.

Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral

Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral

 

Dari berbagai kasus di atas ada salah satu yang di pandang sepertinya tidak bermasalah, yaitu meminum khamr. Apabila orang yang membunuh dia akan menyadari bahwa ada jiwa yang ia hilangkan, orang yang memperkosa akan sadar pula ada kehormatan yang ia renggut.Tapi orang yang meminum khamr seperti lupa dan tidak menyadari dampak yang dapat menghancurkan kehidupannya. Baik jasmani maupun rohaninya.

Sekarang sepertinya sudah tidak asing lagi kita melihat orang-orang yang dengan tidak memiliki rasa malu meneguk minuman yang jelas dapat membunuhnya. Bahkan di kota-kota besar khamr dijadikan sebagai menu utama yang banyak dipilih umat manusia terlebih dalam kegiatan yang identik dengan kegelapan hidup dunia, yang menjadi virus dan merusak logika Islamnya. Yang lebih menyedihkan ternyata langkah kotor itu bukan hanya dilakukan oleh orang tua bahkan anak muda yang dikatakan sebagai generasi peneruspun tidak mau ketinggalan melakukan kegiatan yang tidak bermoral, sehingga sekarang negara kita mengalami dekadensi moral (kemerosotan nilai moral).

Seperti kasus di Amerika, pada tahun 1930 pemerintah Amerika mengeluarkan UU tentang larangan minuman keras, dan hal tersebut mendapatkan reaksi keras dari masyarakat supaya UU tersebut dihapus. Karena tuntutan tersebut semakin banyak mendapat dukungan dari masyarakat akhirnya pada tahun 1934 UU tersebut resmi dihapus.
Dari kasus di atas kita bisa melihat minuman keras sudah menjadi kebutuhan sebagian orang, mereka tidak mengetahui bahaya dari minuman keras. Mereka hanya mengetahui khamr dapat menghilangkan berbagai problematika yang sedang dihadapi, padahal hal tersebut jelas-jelas sangat keliru, karena berbagai kerugian akan muncul setelah khamr masuk ke seluruh tubuhnya.

Mari kita tinjau apa itu khamr, kandungan dan dampak mengkonsumsinya Khamr merupakan jenis minuman yang memabukkan yang dapat mengakibatkan hilangnya kesadaran bagi orang yang meminumnya. Di antara yang tergolong khamr adalah; whiskey, brandy, topi miring dan masih banyak lagi mminuman yang sejenisnya. Nabi Muhammad saw bersabda, “sesungguhnya khamr terbuat dari perasan tebu, anggur, kurma, biji gandum dan jagung. Dan sesungguhnya aku melarang kalian dari segala yang memabukkan.” (HR.Abu Dawud, An-Nasa’I, Ibnu Majah dan At-Tirmidzi).

Dalam Kitab Mufradatul Qur’an, Ar-Raghib mengatakan, Disebut khamr karena ia dapat menutupi (mengacaukan) akal. Sedangkan menurut sebagian orang khamr merupakan segala sesuatu yang dapat memabukkan. Khamr terbuat dari etil alkohol atau etanol yang merupakan bahan aktif minuman bir. Senyawa etanol diproduksiselama berabad-abad melalui fermentasi karbohidrat. Pada proses fermentasi, senyawa organik dihancurkan ke dalam bentuk yang sederhana oleh kemampuan enzim yang disebut ragi.

Etil alkohol secara industri dibuat dengan dua cara, yaitu:
Fermentasi Black-Strap Molasses
Penambahan air terhadap etena secara tidak langsung

Reaksi dari pembuatan khamr adalah:
CH2 CH2+H2SO4 —–> CH3CH2HSO4
CH3CH2HSO4+H2O —–> CH3CH2OH+H2SO4

Campuran bahan tersebut dapat merusak sistem saraf otak dan menghilangkan kemampuan berfikir. Mengkonsumsi khamr secara terus menerus perlahan otak tidak dapat berfungsi dengan normal. Sehingga otak kehilangan kendali dalam mengatur aktivitas tubuh, bahkan aktivitas yang tidak terkontrol oleh sistem saraf akan dilakukannya.

Tidak hanya perbuatan yang bermoral tapi orang yang tubuhnya sudah tercampur dengan bahan-bahan tersebut (khamr) akan melakukan perbuatan yang sangat tidak bermoral seperti pembunuhan, pemerkosaan dan berbagai tindakan kriminal lainnya.

Sehingga perbuatannya jauh dari pedoman agama اللة subhanauwata’ala, yang dapat menjerumuskan pelakunya ke dalam jurang kesesatan. Allah subhanauwata’ala berfirman, “wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman khamr, berjudi, berkorban untuk berhala dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kaliian mendapat keberuntungan.” (Al-Maidah:90).

Demikianlah artikel tentang Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainyya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Hasil Fermentasi Alkohol Sebagai Pemicu Dekadensi Moral | admin | 4.5