Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama

Wednesday, March 15th, 2017 - Sejarah

Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama – Alhamdulillah sahabat dimanapun berada puji syukur kepada Allah S.W.T yang mana yang telah memberikan nikmat kesehatan untuk kita semua sehingga pada pagi hari yang sanngat indah ini saya admin katapendidikan.com akan memberikan update artikel terbaru dengan judul Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama.

Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama

Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama

 

Tahun 1807 – 1811, Indonesia dikuasai oleh Republik Bataaf bentukan Napoleon Bonaparte, penguasa di Prancis, karena Belanda menjadi jajahan Prancis. Napoleon Bonaparte mengangkat Louis Napoleon menjadi wali negeri Belanda dan negeri Belanda diganti namanya menjadi Konikrijk Holland. Untuk mengurusi Indonesia, Napoleon mengangkat Herman Willem Daendels menjadi gubernur jenderal di Indonesia (1808 – 1811). Tugas utama Daendels adalah mempertahankan Jawa dari serangan Inggris sehingga pusat perhatian Daendels ditujukan kepada pertahanan dan keamanan.
Jalan Anyer Panarukan

Adapun langkah-langkah yang ditempuh Daendels sebagai berikut.

  1. Membentuk tentara gabungan yang terdiri atas orang-orang Bugis, Makassar, Bali, Madura, dan Ambon.
  2. Menjadikan kota Batavia sebagai benteng pertahanan.
  3. Membuat galangan beserta kapalnya di Surabaya.
  4. Membangun pelabuhan Cirebon, Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Tanjung Merak.
  5. Membangun jalan raya dari Anyer sampai Panarukan sepanjang 1000 km. Pembangunan jalan ini menyebabkan ribuan orang mati karena kelelahan, siksaan, kelaparan, dan penyakit. Daendels tidak pernah mau menghiraukan penderitaan rakyat sehingga ia mendapat julukan jenderal guntur.

Untuk memperoleh dana, Daendels menjual tanah-tanah kepada orang-orang swasta. Akibatnya, tanah-tanah partikelir mulai bermunculan di sekitar Batavia, Bogor, Indramayu, Pamanukan, Besuki, dan sebagainya. Bahkan, rumahnya sendiri di Bogor dijual kepada pemerintah, tetapi rumah itu tetap ditempatinya sebagai rumah tinggalnya. Tindakan dan kekejaman Daendels tersebut menyebabkan raja-raja Banten dan Mataram memusuhinya.

Untuk menutup utang-utang Belanda dan biaya-biaya pembaharuan tersebut, Daendels kembali menjual tanah negara beserta isinya kepada swasta, sehingga timbullah sistem tuan tanah di Jawa yang bertindak sebagai raja daerah, misalnya di sekitar Batavia dan Probolinggo.Kekejaman Daendels tersebut terdengar sampai ke Prancis. Akhirnya, dia dipanggil pulang karena dianggap memerintah secara autokrasi dan Indonesia diperintah oleh Jansens.

Demikianlah artikel tentang Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin ya rabbal alamin dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di it-artikel.com

Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda Bagian Pertama | admin | 4.5