Jenis Jenis Penyakit Kulit

Wednesday, May 9th, 2018 - Biologi

Jenis Jenis Penyakit Kulit – alhamdulillah sahabat dimanapun berada puji syukur kepada Allah S.W.T atas nikmat kesehatan yang di berikannya sehingga pada kesempatan kali ini saya admin dari katapendidikan.com kembali akan memberikan update artikel yang terbaru dengan Judul Jenis Jenis Penyakit Kulit

Kulit manusia adalah lapisan luar dari tubuh. Pada manusia, itu adalah organ terbesar dari sistem yg menutupi. Kulit memiliki beberapa lapisan jaringan ectodermal dan penjaga otot-otot yang mendasarinya, tulang, ligamen dan organ internal.

Jenis Jenis Penyakit Kulit

Jenis Jenis Penyakit Kulit

 

Struktur dan Anatomi Kulit

a. Epidermis

Epidermis tersusun atas lapisan tanduk (lapisan korneum) dan lapisan Malpighi. Lapisan korneum merupakan lapisan kulit mati, yang dapat mengelupas dan digantikan oleh sel-sel baru. Lapisan Malpighi terdiri atas lapisan spinosum dan lapisan germinativum. Lapisan spinosum berfungsi menahan gesekan dari luar. Lapisan germinativum mengandung sel-sel yang aktif membelah diri, mengantikan lapisan sel-sel pada lapisan korneum. Lapisan Malpighi mengandung pigmen melanin yang memberi warna pada kulit.Lapisan Malpighi juga berfungsi sebagai pelindung dari bahaya sinar matahari terutama sinar ultraviolet.

b. Dermis

Lapisan ini mengandung pembuluh darah, akar rambut, ujung saraf, kelenjar keringat, dan kelenjar minyak. Kelenjar keringat menghasilkan keringat. Banyaknya keringat yang dikeluarkan dapat mencapai 2.000 ml setiap hari, tergantung pada kebutuhan tubuh dan pengaturan suhu. Keringat mengandung air, garam, dan urea. Fungsi lain sebagai alat ekskresi adalah sebegai organ penerima rangsangan, pelindung terhadap kerusakan fisik, penyinaran, dan bibit penyakit, serta untuk pengaturan suhu tubuh.

Pada suhu lingkungan tinggi (panas), kelenjar keringat menjadi aktif dan pembuluh kapiler di kulit melebar. Melebarnya pembuluh kapiler akan memudahkan proses pembuangan air dan sisa metabolisme. Aktifnya kelenjar keringat mengakibatkan keluarnya keringat ke permukaan kulit dengan cara penguapan. Penguapan mengakibatkan suhu di permukaan kulit turun sehingga kita tidak merasakan panas lagi. Sebaliknya, saat suhu lingkungan rendah, kelenjar keringat tidak aktif dan pembuluh kapiler di kulit menyempit. Pada keadaan ini darah tidak membuang sisa metabolisme dan air, akibatnya penguapan sangat berkurang, sehingga suhu tubuh tetap dan tubuh tidak mengalami kendinginan. Keluarnya keringat dikontrol oleh hipotalamus.Hipotalamus adalah bagian dari otak yang terdiri dari sejumlah nukleus dengan berbagai fungsi yang sangat peka terhadap steroid dan glukokortikoid, glukosa dan suhu.

c. Hipodermis

Lapisan ini terletak di bawah dermis. Lapisan ini banyak mengandung lemak. Lemak berfungsi sebagai cadangan makanan, pelindung tubuh terhadap benturan, dan menahan panas tubuh.

Kulit dan apendicesnya merupakan struktur kompleks yang membentuk jaringan tubuh yang kuat dan keras. Fungsinya dapat dipengaruhi oleh kerusakan terhadap struktur demikiann juga oleh penyakit. Karena terdapat banyak penyakit yang memengaruhi kulit maka hanya yang paling sering ditemukan saja yang akan dibahas di sini.

Gatal

Gatal adalah sejenis sensasi, yang sebenarnya merupakan sejenis rasa nyeri yang sangat ringan. Gatal dapat ditimbulkan oleh macam-macam sebab dan tidak selalu menunjukkan kelainan kulit. Sebagai contoh, penyakit dengan sumbatan saluran empedu dengan kadar bilirubin yang tinggi dapat menimbulkan rasa gatal.

Biang keringat

Biang keringat dapat mengenai siapa saja; baik anak-anak, remaja, atau orang tua. Biang keringat terjadi karena kelenjar keringat tersumbat oleh sel-sel kulit mati yang tidak dapat terbuang secara sempurna. Keringat yang terperangkap tersebut menyebabkan timbulnya bintik-bintik kemerahan yang disertai gatal. Daki, debu, dan kosmetik juga dapat menyebabkan biang keringat. Orang yang tinggal di daerah tropis yang kelembapannya tidak terlalu tinggi, akan lebih mudah terkena biang keringat. Biasanya, anggota badan yang terkena biang keringat yaitu daki, leher, punggung, dan dada.

Eksim (exzema)

Eksim adalah istilah umum untuk jenis penyakit kulit yang disebabkan oleh macam-macam sebab, dengan gambaran kelainan kulit (basah atau kering) yang bermacam-macam pula. Ada eksim yang disebabkan alergi kulit karena tersentuh zat kimia tertentu, ada yang karena sinar matahari, ada yang timbul di lokasi yang khas akibat makan obat tertentu, ada yang disebabkan oleh tekanan psikis, dan ada juga yang penyebabnya tidak jelas.

Cutis vertices gyrate

Kulit kepala berlipat-lipat sehingga menimbulkan gambaran seperti papan gilas. Disebabkan jarena kulit kepala terlalu luas dan tebal. Juga jaringan ikat di bawah kulit sangat jarang, sehingga fiksasi kulit tidak sempurna.

Ketombe (dandruff)

Ketombe adalah sejenis eksim (seborrheic dermantitis) yang mengenai kulit kepala dan ditandai dengan terbentuknya sisik halus yang mudah lepas dari kulit.

Skabies

Skabies disebut pula “seven-year itch”. Penyakit tersebut disebabkan oleh parasit insekta yang sangat kecil (Sarvoptes scabies) dan dapat menular pada orang lain.

Urtica (kaligata)

Urtica adalah sejenis kelainan pada kulit yang ditandai rasa gatal hampir di seluruh tubuh yang disertai munculnya ‘penonjolan’ pada kulit tubuh, sebagai akibat sifat alergi terhadap sesuatu yang dimakan, atau mengenai tubuh orang yang bersangkutan. Kadang-kadang gejala ini muncul juga karena tekanan psikis.

Kusta

Merupakan kelainan pada kulit yang disebabkan oleh Micobacterium leprae. Gejalanya terdapat benjol-benjol kecil berwarna merah muda atau ungu pada kulit. Benjolan ini dapat menyebar secara berkelompok hingga sampai ke mata dan hidung serta menyebabkan pendarahan.

Jerawat (acne vulgaris)

Jerawat adalah penyakit yang terjadi akibat terganggunya aliran sebum oleh benda asing sehingga terbentuk pimple yang diikuti infeksi ringan. Benda asing itu sendiri dinamakan juga comedo. Dengan demikian, pangkal penyakit ini adalah adanya sebum yang banyak diproduksi. Kelainan ini biasanya muncul pada saat pubertas atau dewasa muda pada saat kelenjar tersebut mulai aktif. Acne biasanya terjadi di wajah, yaitu di dahi, pipi, dan hidung. Selain itu, jerawat juga terjadi di dada dan punggung. Karena pada dasarnya acne dapat menyebabkan semacam luka di kulit, penyembuhan dan penanganan yang kurang baik dapat menyebabkan terbentuknya jaringan parut di bekas lokasi jerawat.

Panu (pytiriasis versicolor)

Panu adalah penyakit kulit akibat infeksi jamur. Infeksi jamur dapat bermacam-macam, pengobatannya biasanya membutuhkan waktu lama, paling sedikit 30 hari dengan obat khusus jamur. Obat eksim biasa, bila diberikan pada penderita infeksi jamur, dapat memperhebat infeksi ini.

Bisul (Boil)

Bisul adalah infeksi pada kulit. Bisul biasanya terjadi pada bagian tubuh yang banyak mempunyai rambut karena infeksinya masuk melalui lubang pangkal rambut. Bisul harus dibedakan dengan abses yang juga infeksi kulit. Pada bisul dikenal ada bagian yang disebut ‘mata bisul’ yang kemudian akan pecah sedangkan pada abses bagian seperti itu tidak ada. Abses bisa terus membesar tanpa pecah sampai ukuran yang relatif besar.

Vitiligo

Vitiligo adalah kelainan pada kulit yang ditandai dengan hilangnya pigmen melanin sehingga bagian kulit itu menjadi putih. Kelainan ini ada yang bersifat bawaan dan sebagai akibat penyakit auto-imunne, tetapi pada sebagian besar penderita penyebabnya tidak jelas. Virtiligo ini harus dibedakan dengan perubahan kulit yang menjadi lebih putih sebagai akibat infeksi jamur.

Jenis Jenis Penyakit Kulit | admin | 4.5