Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap

Tuesday, September 5th, 2017 - Biologi

Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap – Alhamdulillah sahabat dimanapun berada pada kesempatan pagi ini saya admin dari katapendidikan.com kembali akan memberikan update artikel terbaru dengan Judul Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap.

Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap

Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap

 

Obat diberikan oleh dokter kepada pasien dengan tujuan mengobati penyakit. Namun, obat justru sering disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak sakit. Tahukah Anda bahwa mengonsumsi obat-obatan psikotropika (narkoba) bisa berakibat fatal? Misalnya pemakaian heroin, obat ini berfungsi untuk mengurangi rasa sakit. Dokter menggunakan heroin untuk membius pasien sehingga proses anestesi berjalan lancar tanpa rasa sakit pasien. Penyalah gunaan pemakaian heroin justru dapat merusak kegiatan fisiologis dan psikologis.

Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap

Selain itu pemakai heroin akan mengalami kecanduan (adiksi), sehingga tidak mau menghentikan pemakaian heroin tersebut. Bila dihentikan secara tiba-tiba, jaringan saraf tubuh akan mengalami perubahan atau reaksi fisik yang bisa berakibat fatal.

Oleh karena itu, seorang pecandu yang ingin berhenti kecanduan harus ditangani oleh dokter ahli agar kerusakan yang terjadi pada jaringan dapat berkurang secara tepat.

Contoh Obat-obatan yang Mempengaruhi Kerja Saraf
Berikut beberapa contoh jenis obat yang dapat mempengaruhi sistem kerja saraf.

  1. Desinfektans, merupakan obat luar pembunuh kuman, misalnya alkohol, iodium, dan pengompres luka.
  2. Depresan, merupakan obat penghambat fungsi neuron dalam sistem saraf pusat. Yang termasuk obat ini yaitu:
  3. Stimulan, termasuk jenis obat yang dapat menstimulasi sistem saraf simpatetik, misalnya metamfetamin, amfetamin, kafein, deksedrin, ritaline, metil fenidate, dan phenmetracine.
  4. Halusinogen, termasuk jenis obat untuk menambah keyakinan diri yang bersifat sementara, contohnya lysergic acid diethylamide (LSD), atropin, scopelamin, tetrahidrokanabinol, dan fensiklidin.
  5. Narkotika, termasuk jenis obat yang dapat menurunkan transmisi saraf pada lintasan sensorik dari sumsum tulang belakang dan otak yang memberi isyarat rasa nyeri dan menghambat neuron dalam sumsum lanjutan (medula oblongata) contohnya morphin, codeine, heroin, metadon, dan nalline.

Demikianlah artikel tentang Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Pengaruh Obat Obatan Terhadap Sistem Saraf Manusia Secara Lengkap | admin | 4.5