Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia

Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia – Alhamdulullah sahabat pada siang hari ini saya admin dari katapendidikan.com akan memberikan update artikel terbaru dengan Judul Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia.Setiap makhluk hidup diberi kemampuan untuk bereproduksi atau berkembangbiak. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menjaga kelestarian spesies atau jenisnya. Pada manusia, proses bereproduksi memiliki beberapa rangkaian yang panjang, diantaranya adalah fertilisasi. Apakah yang dimaksud dengan fertilisasi? Apa pengertian fertilisasi? Bagaimana proses fertilisasi? Untuk mengetahui secara lebih jelas, mari kita bahas lebih lanjut.

Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia

Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia

1. Pengertian Fertilisasi

Fertilisasi adalah peristiwa bertemunya sperma dengan ovum di tuba fallopi. Atau lebih lengkapnya, fertilisasi merupakan proses berfusinya pronukleus jantan pada sperma dengan pronukleus betina pada ovum hingga berbentuk zigot yang berlangsung di dalam tuba falopii (saluran telur).

2. Proses Fertilisasi

Pada manusia, proses fertilisasi didahului dengan proses coitus/senggama/persetubuhan. Pada saat penis memasuki vagina, reseptor di penis akan menerima rangsangan sentuhan yang menyebabkan dikeluarkannya semen yang berisi jutaan sel sperma. Proses keluarnya semen tersebut dinamakan ejakulasi.

Pada lelaki normal, dalam satu kali ejakulasi akan dikeluarkan 300 juta – 400 juta sel sperma. Sel sperma akan berenang menuju oviduk atau tuba Fallopi tempat sel telur berada setelah masa ovulasi. Oviduk atau tuba Fallopi merupakan tempat fertilisasi pada manusia.

Pada wanita, sel telur yang telah siap dibuahi akan membentuk zona pelindung yang dinamakan corona radiata di bagian luar serta sebuah cairan bening di dalamnya yang disebut zona pelusida.

Sesaat sebelum terjadinya fertilisasi, sperma melepaskan enzim pencerna yang bernama hialuronidase yang bertujuan untuk melubangi corona radiata. Setelah dinding sel telur berlubang, maka sel sperma masuk ke dalam sel telur. Dikarenakan zona pelusida mempunyai reseptor yang bersifat “spesies spesifik”, yaitu hanya dapat dilalui oleh sel sperma dari satu species. Maka hanya ada satu sel sperma yang akan membuahi sel telur (ovum).

Pada saat sel sperma menembus corona radiata, akrosom sperma akan meluluh. Sel telur kemudian akan segera menyelesaikan tahap meiosis II menghasilkan inti fungsional yang haploid. Bagian inti sel sperma ini kemudian bersatu dengan membran sel telur untuk melakukan fusi materi genetik. Gerakan ini mirip dengan mekanisme endositosis pada sel. Setelah terjadi peleburan atau fertilisasi ini, corona radiata akan menebal sehingga tidak ada lagi sel sperma lain yang dapat masuk. Pada saat ini sel tersebut sudah dibuahi dan berubah menjadi zigot. Zigot akan membelah secara mitosis menjadi morula.

Demikianlah artikel tentang Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin3x, dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Pengertian dan Proses Fertalisasi pada Manusia | admin | 4.5