Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Tuesday, March 28th, 2017 - Sejarah

Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia – Alhamdulillah sahabat dimanapun berada pada kesempatan yang baik ini saya admin katapendidikan.com akan memberikan update postingan artikel terbaru dengan Judul Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Sebagai tindak lanjut “Janji Kemerdekaan” PM Koiso maka pada tanggal 1 Maret 1945 Panglima Tentara Keenambelas, Jenderal Kumakici Harada mengumumkan dibentuknya Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (Dokuritsu Junbi Cosakai) yang disingkat Badan Penyelidik.

Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia

 

BPUPKI bertujuan untuk mempelajari hal-hal penting mengenai masalah tata pemerintahan Indonesia merdeka. Anggotanya berjumlah 67 orang Indonesia dan 7 orang Jepang, tanpa hak suara. Ketuanya Radjiman Wedyoningrat, seorang nasionalis tua, wakil ketuanya R.P. Soeroso dan seorang Jepang. Upacara peresmiannya dilakukan pada tanggal 28 Mei 1945, di Gedung Cuo Sangi In, Jalan Pejambon Jakarta.

Sidang pertama BPUPKI, 29 Mei-1 Juni 1945 membicarakan rumusan dasar filsafat bagi negara Indonesia merdeka. Muh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno menyumbangkan pemikirannya. Pada sidang 1 Juni 1945, Ir. Soekarno mengajukan lima pokok atau dasar negara yang disebut Pancasila, Setelah sidang pertama BPUPKI memasuki masa reses selama satu bulan lebih. Sebelum masa reses tersebut, BPUPKI membentuk panitia kecil atau yang kemudian oleh Ir. Soekarno dibentuk Panitla Sembilan.

Pada tanggal 22 Juni 1945, Panitia Sembilan bermusyawarah di kediaman Ir. Soekarno dan berhasil merumuskan sebuah dokumen yang disebut Piagam Jakarta (sebuah nama yang diusulkan Muh. Yamin). Pada sidang kedua BPUPKI yang dimulai tanggal 10 Juli 1945 dibicarakan perumusan terakhir rancangan hukum dasar oleh Panitia Perancang Hukum Dasar yang juga dipimpin oleh Ir. Soekarno.

Sidang kedua BPUPKI dilanjutkan tanggal 14 Juli 1945 untuk menerima laporan Panitia Perancang Hukum Dasar. Pada tanggal 7 Agustus 1945 BPUPKI dibubarkan. Sebagai gantinya dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Pada tanggal 9 Agustus 1945, Ir. Soekarno, Drs. Moh.Hatta dan Rajiman Wedyodiningrat berangkat ke Dalat (Vietnam Selatan) atas panggilan Marsekal Terauci, Panglima Mandala Asia Tenggara. Dalam pertemuan itu Terauci rnenyampaikan keputusan pemerintah Kemaharajaan Jepang untuk memberikan kemerdekaan kepada Indonesia melalui PPKI.

Demikianlah artikel tentang Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin yarabbal alamin dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Persiapan Untuk Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia | admin | 4.5