Sejarah Tentang Orde Baru

Sejarah Tentang Orde Baru – Alhamdulillah sahabat pada dihinari ini kembali saya admin katapendidikan.com akan memberikan update terbaru artikel dengan Judul Sejarah Tentang Orde Baru. Pada tahun 1950-1960 Indonesia berada dalam kondisi yang tidak stabil. Keadaan politik dan ekonomi Indonesia masih lemah dikarenakan ketatnya persaingan kelompok-kelompok politik yang mementingkan tujuan masing-masing. Keamanan dan suhu pertikaian politik semakin meruncing dengan adanya persaingan antara ABRI dan Partai Komunis Indonesia yang ingin mempersenjatai diri.

Sejarah Tentang Orde Baru

Sejarah Tentang Orde Baru

 

Partai Komunis Indonesia kemudian diberangus dari percaturan politik Indonesia pada tahun 1965. Hal ini mengakibatkan kekuasaan Presiden Soekarno perlahan-lahan pun melemah dan banyak pejabat yang tidak lagi mendukungnya. Soekarno dianggap telah banyak melakukan penyimpangan dalam menerapkan Pancasila dan UUD 1945. Untuk melakukan koreksi total atas penyimpangan-penyimpangan ini, maka lahirlah Orde Baru.

1. Pengertian Orde Baru

Apakah yang dimaksud dengan orde baru? Orde Baru merujuk pada masa pemerintahan Presiden Soeharto. Orde Baru adalah suatu tatanan seluruh perikehidupan rakyat, bangsa dan negara yang diletakkan kembali kepada pelaksanaan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen. Dengan kata lain, Orde Baru adalah suatu orde yang mempunyai sikap dan tekad untuk mengabdi pada kepentingan rakyat dan nasional dengan dilandasi oleh semangat dan jiwa Pancasila serta UUD 1945. Lahirnya Orde Baru diawali dengan dikeluarkannya Surat Perintah 11 Maret 1966. Dengan demikian Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) sebagai tonggak lahirnya Orde Baru.

2. Faktor-faktor Pendorong Lahirnya Orde Baru

Latar belakang lahirnya orde baru disebebakan oleh beberapa faktor, antara lain:
a. Faktor Politik Pendorong Lahirnya Orde Baru

  • Keadaan politik dan keamanan negara menjadi kacau karena peristiwa Gerakan 30 September 1965 ditambah adanya konflik di angkatan darat yang sudah berlangsung lama.
  • Upaya reshuffle kabinet Dwikora pada 21 Februari 1966 dan Pembentukan Kabinet Seratus Menteri tidak juga memuaskan rakyat
  • Rakyat melakukan demonstrasi menuntut agar PKI berserta Organisasi Masanya dibubarkan serta tokoh-tokohnya diadili
  • Pembentukankesatuan aksi berupa Front Pancasila yang selanjutnya lebih dikenal dengan Angkatan 66 untuk menghacurkan tokoh yang terlibat dalam Gerakan 30 September 1965
  • Kesatuan aksi Front Pancasila pada 10 Januari 1966 di depan gedung DPR-GR mengajukan tuntutan TRITURA (Tri Tuntutan Rakyat) yang berisi :
    – Pembubaran PKI berserta Organisasi Massanya
    – Pembersihan Kabinet Dwikora
    – Penurunan Harga-harga barang
  • Wibawa dan kekuasaan presiden Sukarno semakin menurun setelah upaya untuk mengadili tokoh-tokoh yang terlibat dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965 tidak berhasil dilakukan meskipun telah dibentuk Mahkamah Militer Luar Biasa(Mahmilub)
  • Kegagalan sidang Paripurna kabinet dalam rangka mencari solusi dari masalah yang sedang bergejolak
  • Dikeluarkannya Surat Perintah Sebelas Maret 1966 (SUPERSEMAR) yang ditujukan bagi Letjen Suharto guna mengambil langkah yang dianggap perlu untuk mengatasi keadaan negara yang semakin kacau dan sulit dikendalikan
  • Pencabutan jabatan presiden dari Presiden SOekarno berdasarkan TAP MPRS No XXXIII / 1967 MPRS

3. Faktor Ekonomi Pendorong Lahirnya Orde Baru

  • Devaluasi nilai rupiah
  • Terjadinya inflai sebanyak 6xlipat
  • Mahalnya kebutuhan pokok dan bahan bakar

Demikianlah artikel tentang Sejarah Tentang Orde Baru, semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kita semua amin ya rabbal alamin dan sampai jumpa lagi pada update artikel terbaru lainnya hanya bersama dengan kami di katapendidikan.com

Sejarah Tentang Orde Baru | admin | 4.5