Simulasi Jaringan dengan Packet Tracer

Simulasi Jaringan dengan Packet Tracer – Alhamdulillah sahabat dimana saja berada pada siang hari ini saya admin dari katapendidikan.com kembali akan memberikan update artikel terbaru kami dengan judul Simulasi Jaringan dengan Packet Tracer. Sebelum melakukan praktek membuat design jaringan dengan router, mari kita kenali dahulu apa sebenarnya yang dimaksud dengan router itu sendiri.

Router pada umumnya adalah sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Namun router berbeda dengan Switch, karena Switch hanya digunakan untuk menghubungkan beberapa komputer dan membentuk LAN (local area network). Sedangkan router digunakan untuk menghubungkan antar satu LAN dengan LAN yang lainnya.

Oke, setelah kita mengetahui pengertian dasar dari perangkat router, mari kita memulai praktek membuat simulasi jaringan dengan router, akan tetapi di sini yang akan saya ajarkan adalah tutorial membuat jaringan router – computer direct, tentu saja dengan menggunakan software Cisco Packet Tracer.

1. Bikin desain Jaringan seperti gambar dibawah ini

Gambar Cisco 1

Gambar Cisco 1

 

Yang kita butuhkan hanyalah 1 router, 2 komputer dan semua perangkat tersebut dihubungkan dengan menggunakan kabel cross-over.

2. Lalu kita setting ip-adress masing-masing komputer. Karena kelebihan router adalah dapat menghubungkan network yang berbeda, mari kita buat ip adress yang sangat berbeda, yaitu :

– PC0
> Ip adress : 200.200.10.2
> Subnetmask : 255.255.255.0
> Gateway : 200.200.10.1

– PC1
> Ip adress : 192.168.10.2
> Subnetmask : 255.255.255.0
> Gateway : 192.168.10.1

Gambar Cisco 2

Gambar Cisco 2

 

Untuk setting konfigurasi ip adress pada PC/komputer, nampaknya kalian bisa melakukannya secara mudah (jika belum, silahkan baca artikel tutorial cisco packet tracer saya yang lainnya).

3. Setelah semua komputer tadi sudah tersetting ip adressnya, sekarang kita berlanjut pada setting perangkat router, oke mari kita mulai dengan memasukkan gateway masing-masing komputer ke router.

Caranya, klik 2X pada device Router, setelah itu klik pada tab Config, lalu lihat daerah interface. Masukkan gateway PC0 pada fastethernet 0/0, lalu masukan gateway PC1 pada Fastethernet 0/1.

Lihat gambar dibawah ini, itu adalah contoh memasukkan gateway PC0 pada Fastethernet 0/0, lakukan hal yang sama pada PC1.

Gambar Cisco 3

Gambar Cisco 3

 

4. Setting router belum selesai, setelah pada setting interface, kita lanjut pada setting routing, klik RIP (Routing).

Gambar Cisco 4

Gambar Cisco 4

 

Masukan network dari setiap device PC, yaitu PC0 > 200.200.10.0 dan PC1 > 192.168.10.0 lalu klik add setiap memasukan 1 network (Jadi disini kita add 2x).

5. Kita masuk pada tahap terakhir, yaitu pengecekan sambungan jaringan antar dua perangkat komputer tersebut, cara yang paling umum adalah dengan melakukan ping pada fitur command prompt.

Di sini kita coba ping dari PC0 ke PC1, klik 2x Pada PC0 lalu klik tab desktop, klik command prompt, lalu ketikkan …

ping 192.168.10.2

Jika muncul tulisan yang berujung TTL dan sebagainya, maka Simulasi Jaringan dengan Packet Tracer dinyatakan telah berhasil.

Simulasi Jaringan dengan Packet Tracer | admin | 4.5